Polda NTB Ringkus Kasat Narkoba Polres Bima Kota Dugaan Jaringan Narkoba, Nabil Fajarudin; Kasat Norkoba Wajib di Copot

Portalmadani.com || Bima — Penangkapan Kasat Narkoba Polres Bima Kota oleh Polda NTB atas dugaan keterlibatan dalam jaringan narkoba adalah tamparan keras bagi rasa keadilan publik. Ini bukan sekadar kasus hukum biasa, melainkan tragedi moral dalam institusi yang seharusnya menjadi benteng terakhir melawan kejahatan.

Kasat Narkoba adalah simbol perlawanan terhadap narkoba. Ia berdiri di garis depan, memimpin perang terhadap perusak masa depan generasi. Namun ketika yang seharusnya membasmi justru diduga menimbun dan terlibat dalam peredaran, maka yang runtuh bukan hanya kepercayaan masyarakat melainkan wibawa hukum itu sendiri.

Ini bukan soal satu orang, tetapi soal kehormatan institusi. Jika benar terbukti, maka ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap sumpah jabatan, terhadap negara, dan terhadap rakyat yang selama ini menggantungkan harapan pada aparat penegak hukum.

“Kasat Narkoba Polres Bima Kota wajib dicopot dari jabatannya,” Pungkas Mantan Presma UM Bima, Nabil Fajarudin.

Pencopotan bukan sekadar sanksi administratif, tetapi langkah awal untuk memulihkan marwah hukum dan menunjukkan bahwa institusi tidak melindungi pengkhianat. Hukum harus tajam ke atas dan ke bawah, tanpa pandang jabatan dan pangkat.

Kita tidak butuh aparat yang bermain di dua kaki di depan membasmi, di belakang mengedarkan. Jika hukum ingin kembali dipercaya, maka ia harus berani membersihkan dirinya sendiri.
Karena narkoba adalah musuh bersama.
Dan pengkhianat di dalam barisan adalah ancaman yang jauh lebih berbahaya.

Share and Enjoy !

Shares

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.