Muscab PPP Kab. Bima: Muh Erwin Tegaskan Peluang Rebut Panggung Politik Daerah
Portalmadani.com || Bima — Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bima yang digelar di Aula Hotel La Ila Graha, Kota Bima, menjadi momentum penegasan arah baru partai. PPP kini tidak lagi dipandang sebagai partai kecil yang berdiri di pinggiran, melainkan tengah bergerak menuju pusat kekuasaan politik daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Sekretaris DPW beserta rombongan, pengurus DPC PPP Kabupaten Bima, anggota DPRD Kabupaten Bima dari Fraksi PPP, serta seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP Kabupaten Bima, Rabu (15/4/2026).
Ketua DPC PPP Kabupaten Bima, Muh. Erwin, menegaskan bahwa Muscab harus dimaknai sebagai momentum konsolidasi untuk merumuskan langkah-langkah strategis ke depan sekaligus mendorong lompatan besar partai. Ia menilai, capaian PPP saat ini bukanlah sesuatu yang terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari proses konsolidasi panjang dan kerja kolektif yang terencana.
“PPP saat ini bukan lagi seperti dulu. Kita tidak lagi berdiri di pinggiran sebagai partai kecil, tetapi telah tumbuh menjadi kekuatan politik lokal yang turut menentukan arah kebijakan strategis,” tegas Erwin di hadapan peserta Muscab.
Ia memaparkan, pada pemilu 2019 capaian tertinggi perolehan suara calon legislatif PPP Kabupaten Bima berada di angka 1.400 suara. Namun pada Pemilu Legislatif 2024, perolehan tersebut justru menjadi capaian terendah bagi calon legislatif terpilih PPP.
Transformasi ini tidak hanya tercermin dari peningkatan elektoral, tetapi juga dari keberhasilan PPP dalam merebut posisi strategis di lembaga legislatif. Saat ini, PPP telah menempati sejumlah posisi penting, mulai dari Ketua Komisi IV, Wakil Ketua Komisi III, Sekretaris Komisi I, hingga Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bima.
“Capaian ini menunjukkan adanya pergeseran peran PPP secara substansial. Dari yang sebelumnya lebih bersifat partisipatif, kini kita telah mengambil bagian dalam menentukan arah kebijakan secara lebih strategis,” ujarnya.
Di tengah dinamika politik daerah yang semakin kompetitif, termasuk dengan skema pemisahan pemilu nasional dan lokal, Erwin menegaskan bahwa hanya partai yang mampu bertransformasi dan mengakar kuat di masyarakat yang akan bertahan. PPP menurutnya, saat ini berada pada jalur tersebut.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kemenangan pada pemilu 2024 bukanlah titik akhir, melainkan titik awal untuk memperkuat konsolidasi. Tanpa penguatan struktur, kaderisasi yang masif, dan mesin partai yang solid, capaian tersebut berpotensi tidak berkelanjutan.
“Tidak ada ruang bagi kader PPP untuk berpuas diri. Politik itu dinamis. Jika kita terlena dengan capaian hari ini, bukan tidak mungkin kita akan mengalami kemunduran,” tegasnya.
Dengan tren positif yang terus ditunjukkan, PPP Kabupaten Bima dinilai memiliki peluang besar untuk meraih posisi strategis tertinggi, termasuk Ketua DPRD dan jajaran pimpinan legislatif. Keyakinan tersebut, menurut Erwin, dibangun di atas fondasi kerja nyata, konsolidasi organisasi, serta peningkatan kualitas kader secara berkelanjutan.
Muscab ke-X ini sekaligus menjadi penanda bahwa PPP Kabupaten Bima tidak sedang berjalan di tempat, melainkan terus bergerak, menguat, dan bersiap mengambil peran lebih besar dalam menentukan arah masa depan daerah.
Musyawarah cabang tersebut diakhiri dengan pemilihan formatur DPC, seluruh tahapan berjalan lancar dan kondusif hingga akhir.
